Johanes Baptista' Site

Blog Entryzaman makin susah.May 24, '07 1:37 AM
for everyone
pernah saya berdiskusi dengan orang berumuran diatas 50 taun. dan menanyakan bagaimana keadaan di zaman dulu. (diwaktu mereka masih muda). dia berkata bahwa pada saat itu zaman masih susah, belum ada teknologi yang mendukung mereka, belum ada toserba yang dapat melengkapi kebutuhan mereka. semua serba sulit dan susah.

setelah itu saya mengamati dengan zaman ini, melihat keadaan ekonomi indonesia yang cenderung tidak membaik, tingkat penganguran yang tinggi dan keadaan kriminal yang tiap hari makin menyeramkan, saya kembali berpikir apa kah zaman sekarang sudah lebih baik. kayaknya masih serba susah dan sulit.

kenapa saya berkata demikian karena,  untuk mendapatkan  kerja saja orang masih sulit. pendidikan apalagi semua  sekolah serba mahal. dan terlebih - lebih biaya hidup makin tinggi apalagi untuk makan. so zaman kayanya masih susah aja. gak menuju  kesebuah perubahaan dibandingkan  zaman dahulu...


Dari judul diatas menunjukan bahwa, apakah kita masih tertarik untuk hidup di Indonesia untuk Jangka Yang akan datang ???. Memang sulit dipungkiri bahwa kita terlahir sebagai bangsa Indonesia yang mau tidak mau membuat kita juga menjadi bagian dari warga negara Indonesia. Dan kiita harus mengikuti roda kehidupan / sistem yang sudah ada. Namun setelah setelah saya cermati. Ada beberapa pertimbangan yang saya lihat untuk menunjukan apakah Indonesia untuk kehidupan kedepan masih Nikmat ???, kenapa saya dapat berkata demikian :

1. Kita memilih Partai Politik, Namun Partai Politik tersebut sekedar Janji Belaka. Orang dari Partai Politik tersebut di pilih untuk membela kepentingan Partainya bukan Masyarakat yang Memilihnya.

2. Lembaga Perwakilan Rakyat, yang ada sekarang saya rasa hanya berisi orang - orang yang duduk karena kekuasaan dan kekuatanya saja. Jadi yang dipentingkan adalah pribadi mereka masing - masing. Bukan Membela Kepentingan rakyat yang melarat.

3. Kita Membayar Pajak tapi kita tidak dapat menikmatinya, Apa yang kita bayarkan kepada negara sama sekali kita tidak menikmatinya contoh, Pajak Kendaraan Bermotor. Yang mengejutkan walaupun Nilai Kendaraan itu menyusut tapi Pajaknya malah Bertambah, Untuk tahun ini Pajak Kendaraan Bermotor Naik hampir 40 %. coba kita lihat Jalan - jalan di jakarta apalagi Tangerang, semua pada Hancur. Paling apabila diperbaiki cuman diperbaiki 1/2nya saja. biar tahun depan rusak lagi. dan ada proyek lagi. ini sama aja kaya kita Tidak Merasakan Guna nya.

4. Banyak Peraturan Baru di Buat , namun tidak ada yang dijalankan. Hukum di Indonesia Banyak namun tidak satupun di jalankan. kita liat aja peraturan mengenai lalu lintas mengenai sepeda motor, hanya Hot di depan depan saja. sekarang kalo kita cermati sudah tidak berlaku lagi. ini sama saja Peraturan tersebut tidak dijalankan.

5. Orang Jahat yang berbuat kita yang menikmati. Kenapa saya katakan demikian. Bencana - Bencana yang kita alami di Indonesia, Ulah siapa lagi kalo bukan ulahnya Penjahat. Hutan pada gundul dan Banjir Pun datang. Kita deh yang menikmatinya. Belom lagi kasus lumpur. Yang berkuasa yang Ngebor, eh kita yang nangung biayanya. Coba yang keluar itu emas. pasti ditangguh penuh sama si Penjahat. Jadi mau tidak mau Rakyat harus menanggung secara bersama - sama petaka bangsa ini.

Sebenarnya masih banyak fakta lain yang bisa diungkapkan. ini kenyataan. kenapa bangsa kita kaya ini yah . kalo di ambil kesimpulan jadi .

1. Partai Politik <> Janji Belaka.
2. Lembaga Perwakilan Rakyat <> Bukan Membela Rakyat.
3. Membayar Pajak <> Tidak Merasakan Gunanya.
4. Peraturan Baru di Buat <> Peraturan tesebut tidak di jalankan.
5. Orang Jahat yang berbuat <> Rakyat harus menanggung

So...masih menarikah Negara kita untuk kehidupan kedepan ??? Cepatlah berubah, Bangsaku. Kalo Kita tidak mau semakin Terpuruk.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help